Senin, 23 Maret 2020

[Orientasi Komunitas] Membuat Kapsul Waktu

Dalam rangka #dirumahaja, bahan-bahan kapsul waktu menggunakan barang-barang yang kebetulan di rumah saja. Lebih mantap kalau diselotip supaya tidak mudah idibuka, sayangnya sedang tidak ada selotip di rumah.

Saya menulis pesan kepada diri sendiri si satu tahun mendatang (jika Allah masih memberi umur), dimasukkan ke dalam botol, lalu saya taruh di lemari bagian paling atas yang jarang dijamah.


Ini kedua kalinya saya membuat kapsul waktu. Dulu semasa masih SMA pernah membuat hal serupa saat ada training, tetapi suratnya tidak ditanam, melainkan disimpan oleh trainer kemudian beliau kirimkan suratnya ke saya setahun kemudian. Membuat kapsul waktu membuat saya introspeksi akan kekurangan-kekurangan yang saya miliki untuk diperbaiki. Sesungguhnya menepati janji terhadap diri sendiri lebih sulit daripada menepati janji yang dibuat di hadapan orang lain.

I'll see you on March 24, 2021, insya Allah.

Sabtu, 21 Maret 2020

[Bunsay-Keluarga Multimedia] Bareksa.com

Game Level 12 - Hari 3

Masih aplikasi yang membantu investasi, kali ini bareksa.com yang memudahkan kita membeli obligasi pemerintah. Karena di Panin Sekuritas belum difasilitasi pembelian obligasi, jadi saya membuka rekening baru di Bareksa dan semua pendaftaran serta transaksi bisa dilakukan melalui web bareksa.com.


Setiap ada pembukaan penjualan obligasi pemerintah berupa SBR, SBN, ST ataupun SR, bareksa selalu mengirimkan pengumuman lewat e-mail supaya kita bisa menyiapkan dananya juga. Webnya sangat user friendly, selama ini saya tidak mendapatkan kesulitan untuk membeli obligasi. Kalau menjual belum pernah jadi tidak bisa review. Kalau tidak salah, pembelian lewat bank biasanya dibatasi kuota, lewat Bareksa ini alhamdulillah selalu dapat. Selain obligasi, reksadana juga dapat dibeli di sini. 

Jumat, 20 Maret 2020

[Bunsay-Keluarga Multimedia] POST

Game Level 12 - Hari 2

Sebagai persiapan finansial kita, menabung saja tidak cukup untuk melawan inflasi. Kita juga perlu investasi. Saya mengawali innvestasi saya dengan membeli reksadana terlebih dahulu, baru ke saham. Satu aplikasi yang disediakan oleh perusahaan perantara tempat saya investasi (Panin Sekuritas) adalah POST.

Karena saya menggunakan akun syariah, aplikasi ini sudah memfilter saham mana saja yang tidak syariah (ditandai dengan dicoret). Detail histori pergerakan masing-masing saham beserta analisis teknikalnya juga bisa kita lihat.

Aplikasi ini juga memudahkan untuk membeli dan menjual saham. Dengan batas waktu maksimal 3 hari, jual-beli saham tinggal klik.


Kamis, 19 Maret 2020

[Bunsay-Keluarga Multimedia] Kawal Covid19

Game Level 12 - Hari 1

Alhamdulillah level terakhir!

Di level ini kami ditugasi mengulas aplikasi-aplikasi multimedia yang bermanfaat menunjang aktivitas kita sebagai perempuan, istri dan ibu.

Pas banget di tengah-tengah bencana penyebaran virus Covid-19 ini, tentunya kita mengalami banyak teror informasi dari media massa ataupun media sosial. Mana yang benar, mana yang hoax?

Satu aplikasi yang menurut saya informasinya dapat dipercaya adalah Kawal Covid-19. Alamat webnya adalah kawalcovid19.id. Dari situ kita juga bisa mengunduh aplikasinya.


Data kasus corona cukup update di sini, dan ditulis juga tanggal serta pukul berapa update terakhir.


Kita bisa melihat sebaran demografi yang terkena Covid-19.


Detail setiap pasien juga ada, tetapi karena aplikasi ini masih bersifat partisipatif, bukan dari pemerintah langsung, jadi untuk beberapa kasus terakhir belum ada datanya.

Selain data, ada informasi tentang corona itu sendiri serta klarifikasi berita hoax. Mengetahui informasi yang benar akan menghindarkan kita dari kepanikan. 

Semoga sebentar lagi aplikasi ini tidak kita perlukan lagi ya 😥.

Minggu, 01 Maret 2020

[Bunsay-Fitrah Seksualitas] Anatomi Tubuh Perempuan

Game Level 11 - Hari 11

Priviledge seorang ibu yang anak-anaknya perempuan semua, rasanya lebih mudah mengajarkan tentang anatomi tubuh gender sendiri.

Anak-anak dengan sendirinya bertanya, kenapa dada mama gak rata seperti mereka, kenapa ada rambut pubik padahal sama2 perempuan 😁. Kenapa mama gak sholat?

Saya menjelaskan kalau sudah dewasa, perempuan akan berubah seperti mama. Jadi kalau nanti mereka masuk puber, semoga gak kaget lagi.

Ketika mereka melihat saya pakai kutek, sekarang mereka langsung tahu kalau mama sedang haid, jadi tidak perlu sholat.

Sabtu, 29 Februari 2020

[Bunsay-Fitrah Seksualitas] Kalah Lomba

Game Level 11 - Hari 10

Setelah lima materi kemarin yang disampaikan oleh teman-teman, hal yang paling saya ingat adalah tentang peran orang tua dalam membangkitkan fitrah seksualitas bukan tentang kelamin semata, tapi bagaimana secara seimbang ayah membentuk maskulinitas dan ibu membentuk feminitas pada diri anak. Sebelum kejauhan mengajarkan istilah penis/vagina atau bagaimana proses manusia diciptakan di rahim ibu, praktek membangkitkan fitrah seksualitas ini ternyata terkandung di aktivitas sehari-hari.

Contohnya hari ini, Abi mengajak anak-anak lomba tebak gambar. Kakak lawan Adek, tentu saja Kakak menang ya 😅. Seperti biasa, Adek kalau kalah masih baper, langsung nangis. Abi memainkan peran "tega" menyuruh Adek menerima kekalahan. Saya masih ngumpet di kamar, membiarkan Adek nangis dulu.

Setelah nangisnya selesai dan Adek main biasa lagi, saya baru keluar kamar. Melihat saya, Adek jadi nangis lagi, ngadu kalau dia gak suka kalah lomba tebak gambar. Saya dengarkan dan usap2 punggungnya Adek lalu bertanya, "Adek rasanya gimana kalah lomba?". "Rasanya gak enak." Tanpa berkata-kata lagi saya hanya merangkul Adek.

Di sini, Abinya anak-anak berperan memecut mental anak-anak tentang pahitnya hidup #tsah. Mama berperan menyediakan bahu untuk mereka menangis. Hidup itu memang ga selamanya menang ya, Dek. Memang kalah itu gak enak, tapi kita harus belajar menerima ya.

Jumat, 28 Februari 2020

[Bunsay-Fitrah Seksualitas] Peran Ayah dalam Pengasuhan untuk Membangkitkan Fitrah Seksualitas

Game Level 11 - Hari 9 

Kalau kemarin bahasannya tentang peran kedua orang tua dalam membangkitkan fitrah seksualitas anak, hari ini lebih spesifik ke peran ayah. Sesungguhnya peran ayah bukan hanya mencari nafkah seperti stigma yang selama ini terbangun di masyarakat. Ayah juga berperan melakukan pendampingan anak agar anak belajar maskulinitas (ketangguhan, kepemimpinan, logika) darinya. Ketika anak laki-laki mencapai usia baligh, penjelasan tentang gejala-gejala yang muncul seperti mimpi basah dan tumbuhnya rambut harus datang dari ayah.

Ayah sebagai pencari nafkah tentunya tidak memiliki waktu bersama anak secara fisik sebanyak ibu. Tetapi hal ini tidak menjadi penghalang, karena kualitas kebersamaan di waktu-waktu yang sempit pun akan melekat di ingatan anak-anak. Noted, ayahnya kalau sedang bersama anak-anak harus diumpetin HPnya nih.

Mbak Yuni menceritakan salah satu trik menjelaskan tentang air mani bisa dengan mencampur sagu, kunyit dan air, serta lem UHU untuk madzi. Wah mungkin nanti di usia yang tepat saya juga bisa menunjukkan itu kepada anak-anak perempuan saya.